sulaiman's posts with tag: peluncuran buku
1176397200 Novel Tsunami Berbahasa Belanda Diluncurkan
Jakarta, acehmagazine.com Duta Besar Belanda untuk Indonesia Nicolaos van Dam meluncurkan novel berjudul Alon Buluek (de verschrikkelijke zeegolf) karya Ayi Jufridar di Kedutaan Belanda Jakarta, Kamis (12/4) malam. Buku setebal 117 halaman ini mengisahkan seorang korban tsunami yang terpisah dari orang tua. “Kerajaan Belanda ikut andil membantu korban tsunami yang tergabung dalam Multi Donor Fund,” sebut Nicolaos lancar dalam Bahasa Indonesia.
Novelis Ayi Jufridar dalam sambutanya menguraikan novel ini diselesaikan dalam waktu satu bulan setengah. Pria kelahiran 1972 di Bireuen Aceh ini masih ingat ketika gempa bumi melanda Aceh dan Nias Sumatera Utara pada 28 Maret 2005 ketika dia menulis ini, flashdisk termasuk yang utama diselamatkan setelah istri dan anaknya. “Kisah ini bukan lahir dari kelatahan kreativitas. Kisah ini lahir dari ketidakberdayaan untuk sebuah monumen sepanjang masa,” jelas mantan wartawan Harian Serambi Indonesia ini.
Novel remaja juara ketiga tahun 2005 ini diterjemahkan oleh Maya Liem dan Lios Hesseling diterbitkan atas kerja sama Radio Nederlang, Grasindo, ICCO Partner van Ondernemende dan Kerk in Actie Giro 456. Peluncuran novel ini berakhir dengan pementasan tarian saman dan pameran foto karya Muhammad Iqbal yang menampilkan kemajuan Aceh pasca tsunami pada program-program yang didanai oleh Kerajaan Belanda. (rizal)
http://acehmagazine.com/index.php?action=HotNews&no=arf425
   | Sintren | Apr 12, '07 11:42 PM for everyone |
 | Category: | Books | | Genre: | Literature & Fiction | | Author: | Dianing WY |
Bintang yang Digilai dan Dicerca ————– Sumber berita: Suara Pembaruan, 1 April 2007 ————– Judul Buku: Sintren Penulis: Dianing Widya Yudhistira Penerbit: PT Grasindo Cetakan: 2007 Tebal: 295 halaman Saraswati, seorang murid cerdas dari keluarga miskin, terpaksa menuruti permintaan ibunya untuk menjadi seorang sintren, karena gagal menikah dengan kirman, anak juragan Wargo. Dalam hitungan, Saraswati, dengan menjadi sintren dirinya bisa ikut membiayai sekolahnya. Apa lacur yang terjadi justru ia menerima cercaan dari lingkungannya. Meski usianya baru 13 tahun, semenjak menjadi sintren, Saraswati semakin menunjukkan pesonanya sebagai pujaan lelaki-baik yang bujangan maupun yang sudah beristri; dari segala lapis-an dan golongan-sehingga ia menjadi pusat hinaan kaum istri. Saraswati juga menyebabkan seorang gurunya, Ibu Kartika, memilih mengakhiri hidupnya karena tak bisa menerima kenyataan mantan kekasihnya menjadi gila lantaran cintanya bertepuk sebelah tangan pada Saraswati. Sintren Saraswati benar-benar bak bintang yang sedang bersinar terang. Tetapi, mengapa akhirnya ia hanya bersedia menerima lamaran duda tua-yang tak sempat menyentuhnya karena keburu meninggal? Pun, ketika ia memutuskan menikah lagi, mengapa suami-suami berikutnya juga menemui nasib serupa, meninggal dalam hitungan sehari setelah masa pernikahan? Apa penyebabnya dan mengapa pula kemarahan kaum istri memuncak hingga berniat membakar rumahnya? Dianing Widya Yudhistira, pengarang yang produktif mencipta puisi dan cerita pendek, menceritakannya dengan gaya bahasa lisan yang sangat memikat. [Lenny, mahasiswa STT Jaffray] link: http://www.suarapembaruan.com/News/2007/04/01/index.html
 |  | Ini, buku-buku yang akan diluncurkan 2 April 2007 di Rumah Cahaya Forum Lingkar Pena (FLP) Depok Jam 15.30 WIB. Acara juga akan berlangsung 4 April pukul 19.00 di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, dan 5 April pukul 14.00 di Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran, Jatinangor. |
http://www.acehrecoveryforum.org/id/index.php?action=ARFNews&no=383
Rabu, 28 Maret 2007 Penulis : Rizal Lapena Luncurkan Tiga Buku di Jakarta
Banda Aceh, acehmagazine.com Lapena (Institute for Culture and Society) lembaga yang komit pada perkembangan sastra di Aceh bakal meluncurkan tiga buku di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta pada 4 April mendatang. ”Ini buku ke 13 yang diterbitkan Lapena. Tahun ini, Lapena menerbitkan buku yang ditulis oleh santri dayah terpadu, buku cerpenis senior Aceh, buku puisi penyair cilik, dan buku kumpulan puisi bersama,” jelas Sulaiman Ketua Divisi Program Lapena kepada acehmagazine.com, Rabu (28/3).
Tiga buku yang diluncurkan itu terdiri dari karya D Kemalawati (Novel Seulusoh), Sulaiman Tripa (Menangnya Kekalahan) dan dan Helvy Tiana Rosa (Tanah Perempuan) yang semua memiliki kelahiran sama pada 2 April. Sulaiman menjelaskan, selain di Wapres, diskusi sastra lokal dan perkembangan sastra di Aceh juga dilaksanakan di Depok dan Bandung. Acehmagazine.com yang mengamati sampul novel Seulusoh terdiri dari bayangan Masjid Raya Baiturrahmah dan batu kuburan. Sedangkan buku Sulaiman terdiri dari lukisan orang berjalan dengan tongkat dengan sampul putih. ”Target Lapena sampai akhir 2007 ada 14 buku. Alhamdulillah, Lapena malah bisa menerbitkan 16 buku di tahun ini,” jelas dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh ini.
Sulaiman Lapena merencanakan menerbitkan kumpulan puisi Fathurrahman, murid SD 24 Banda Aceh. Anak pasangan Helmi Hass-D Kemalawati ini rajin diundang membaca puisi di even-even di Banda Aceh dan Aceh Besar. ”Penerbitan kumpulan puisi anak SD ini bukan karena ayah dan ibunya yang sama-sama seniman. Mungkin kelak dia akan menjadi seniman,” harap pengurus Lapena ini yang terdiri dari DR Mohd Harun al-Rasyid, M Adli Abdullah SH MCL, Helmi Hass SH, Sulaiman Tripa, Wina Sw1 MSc, Drs Saiful Bahri, Dra D Kemalawati, Erwinsyah, Mutia Erawati, Audi, Iwan, Sarah, dan Yanti sebagai staf.
Disebutkan, tahun 2008 Lapena akan fokus pada pengumpulan cerita rakyat, cerita pendek dan novel. Sulaiman memamparkan selama ini, pihaknya hanya mampu mencetak 1.000 eksamplar buku. Ini menyangkut dengan penjualan yang disalurkan ke toko-toko buku hanya 20 persen saja, selebihnya dikelola sendiri. Demikian juga selama ini seluruh penulis bukunya diterbitkan oleh Lapena, royalti dibayar dengan buku. ”Semua keuntungan buku diperuntukkan untuk menerbitkan buku selanjutnya,” terangnya membuka rahasia mengapa lapena bisa terbitkan buku saban tahun. (rizal)
DKB Luncurkan Buku Kumpulan Cerpen Aceh
Banda Aceh, CyberNews. Dewan Kesenian Banda Aceh (DKB) meluncurkan buku kumpulan cerpen para penulis Aceh "Bayang Bulan di Pucuk Manggrove" di Museum Negeri Aceh, Banda Aceh, Jumat (8/12) malam.
Buku itu memuat karya-karya dari 10 cerpenis Aceh, seperti Azhari, Musmarwan Abdullah, Mustafa Ismail, Ridwan Amran, Nani HS, Saiful Bahri, MN Age, Sulaiman Tripa, Ayi Jufridar dan Arafat Nur.
Ketua Dewan Kesenian Banda Aceh Zoelfikar Sawang mengatakan penerbitan buku ini salah satu upaya untuk terus mendorong kreativitas para sastrawan Aceh, juga ikut mensosialisasikan karya-karya mereka kepada publik yang lebih luas. "Dua hal ini penting untuk kemajuan dan perkembangan kesusastraan di tanah rencong," kata Zoelfikar dalam siaran pers yang diterima SM CyberNews.
Kehadiran buku ini juga salah satu upaya menjawab kekeringan sastra, terutama setelah Aceh dihantam bencana dahsyat yakni gempa plus tsunami pada Desember 2004. "Kini Aceh sudah bangkit, semangatnya kembali menyala. Dan seni serta budaya, membuat kebangkitan Aceh memiliki ruh, memiliki jiwa," katanya.
Sekretaris Dewan Kesenian Banda Aceh Saiful Bahri mengatakan dalam acara itu juga akan diadakan pembacaan cerpen. Selain di Banda Aceh, direncanakan buku yang diberi pengantar oleh cerpenis senior Hamsad Rangkuti itu juga akan diluncurkan di Jakarta pada Januari mendatang.( mh habieb shaleh/Cn08 )
http://www.suaramerdeka.com/cybernews/harian/0612/08/nas14.htm
 |  | Buku yang diterbitkan Lapena, sambil menunggu 2 April 2007, Lapena (Institute for Culture and Society) Banda Aceh akan meluncurkan tiga buku yang ditulis oleh tiga sastrawan yang lahir 2 April: Sulaiman Tripa, D. Kemalawati, Helvy Tiana Rosa. Tunggu saja! |
 | Category: | Books | | Genre: | Nonfiction | | Author: | Teungku M. Yahya Abubakar Samalanga |
Lapena (Institute for Culture and Society) Banda Aceh, akan meluncurkan buku pada hari Sabtu, 10 Maret 2007, Pukul 9.30-12.30, bertempat di Aula Perpustakaan Wilayah Provinsi NAD, Lamnyong Banda Aceh.
Diskusi buku, akan menghadirkan Teungku Muslim Ibrahim (Ketua MPU ACeh) dan Teungku M. Yacob dari Groeng-Groeng, Pidie.
Mohon kehadiran siapa saja yang berkenan.
Salam,
ST 
   | Meusyen | Feb 15, '07 5:09 AM for everyone |
| Category: | Books | | Genre: | Literature & Fiction | | Author: | Anak Aceh |
Meusyen
Anak-anak Aceh, sedang berusaha menulis cerita sendiri dalam buku ini. Dengan segala kelebihan dan kekurangan, buku ini sudah menampakkan warnanya yang luar biasa. Seperti judulnya, Meusyen, mereka seperti ingin memperbanyak sastrawan di Aceh.
Yang tulis, sangat muda-muda. Terus-terang, itu membuatku bangga. Ada Alimuddin, Fardelin (Eqi), Ferhat, dll.
Aku bahagia melihatnya, apalag diluncurkan di suasana yang tenang di Ulee Kareng, Rabu (14 Februari 2007) malam, bersama 4 judul buku lainnya. Hebat, selamat untuk semuanya!
| |